Luh Ayu Writing

From mind to words

Tulisan pertama February 28, 2008

Filed under: ASI, Baby — luhayu @ 2:34 pm
Tags: ,

Lagi rame dan heboh soal susu formula dan makanan bayi berbakteri. Untung baby Bodhi ASI exclusive jadi tidak ikut-ikutan resah, tapi tetep ikutan prihatin. Kalau sudah begini rasanya ingin tersenyum lebar untuk diri sendiri (tapi bukan berarti saya berbahagia di atas keresahan orang lain ya), tidak sia-sia rasanya saya dan papa Bodhi berjuang dari awal untuk memberikan ASIX. Tebel-tebelin kuping waktu dingocehin, “ASI kamu kurang tuh, kasi ‘bantuan’ dengan susu formula”. Sedih rasanya divonis seperti itu, bahkan banyak dilakukan oleh orang-orang dekat yang sebenarnya sangat dibutuhkan dukungannya. Tapi bener kata suami, mereka itu tidak mengerti, mereka berkata begitu karena sayang. Tapi kalo diinget-inget lagi, masih pilu rasanya hati ini (halah!!) kok berniat baik malah dihalang-halangi. ASI itu hak si baby, dan orang tua berkewajiban memenuhinya. Dengan sejuta manfaatnya, kok ya bisa-bisanya saya dibilang tega tidak ‘membantu’ dengan susu formula. Padahal seandainya mereka mau mencari tahu lebih banyak, masih mungkin nggak bicara seperti itu?

Namun seperti biasa, ada yang pro ada yang kontra. Tidak sedikit juga yang mendukung saya dengan amat sangat teramat tulus. Yang utama tentu saja papa Bodhi. Dia tuh yang selalu menghibur saya kalau saya sudah frustasi di minggu-minggu awal kelahiran Bodhi. Frustasi karena ASI belum banyak juga produksinya, sementara Bodhi masih menangis. Dia yang mengelus-ngelus punggung saya menguatkan hati dan tekad. Dia yang membisikkan kata-kata penyemangat, aduh sounds romantic nggak sih, hix hix hix. Belum lagi kalo ingat dia keliling di tengah hujan mencarikan breastpump electric setelah breastpump manual tidak bekerja maksimal. Dan ternyata ketemunya malah jauh bener… di singapore, hehehe bukan nemu sih sebenarnya tapi dikirimin oleh Fanny dari Singapore sana. Makasi banget ya Fan untuk kado dan dukungannya itu. Sekarang Breastpump itu yang menemani saya malam-malam buat stock besok siang saat Bodhi ditinggal mengajar.

Kembali ke susu formula bermasalah itu. Setiap musibah seringkali menimbulkan pencerahan jika dilihat secara arif. Sekarang dimana-mana terdengar lagi bahwa ASI lebih baik dari sufor. Bahkan pemerintah Indonesia yang plin plan itu juga mengeluarkan jurus ASI nya untuk kondisi saat ini. “Kan pemerintah juga menganjurkan ASI bukan susu formula” yeeee gitu deh udah terpojok baru keluar jurus ASI nya, tapi dulu-dulu iklan-iklan susu formula yang menyesatkan dibiarkan hilir mudik membodohi rakyatnya.

Mungkin ada yang merasa tersinggung dengan tulisan saya ini, tapi saya sama sekali tidak bermaksud begitu. Setiap orang tua pasti tahu yang terbaik untuk buah hatinya. Dan saya tidak hendak menghakimi mereka yang tidak memberikan ASI untuk bayinya. Bahkan saya tidak pernah berusaha menjelaskan (duh padahal menjelaskan adalah hobi saya sebenarnya hehehe) jika tidak ditanya mengenai ASI exclusive. Menurut saya kalau sudah sampai bertanya berarti sudah ada niat, nah disitu baru saya berani bercerita.

Mudah-mudahan dengan kejadian ini, masyarakat yang masih menganggap ASI itu kalah level dari susu formula, bisa mempunyai pengertian yang benar. Jikalaupun terpaksa tidak memberikan ASI itupun akan didasari oleh pengertian yang benar. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang sampe ngutang untuk beli susu formula yang mahal itu, sementara ada ASI yang gratis.

 

Hello world! February 18, 2008

Filed under: Uncategorized — luhayu @ 2:53 am

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!