Yang lagi happening sekarang nih segala sesuatunya dihubung-hubungkan dengan warna ijo alias ramah lingkungan. Sebagian karena latah sebagian memang udah dari dulu menerapkan dalam setiap aspek kehidupannya karena rasa tanggung jawab akan kanker yang diderita oleh bumi yang disebabkan oleh manusia.
Kalo saya mau disebut latah atau ikut-ikutan terserah sih. Mumpung lagi ‘panas’ topic nya apalagi belum lama ini tgl 22 april diperingati sebagai hari bumi, yuks ngomongin lagi yang green green ini. Kalau dulu sebatas diri sendiri (+suami) berusaha mengurangi sampah demi bumi yang lebih sehat (walaupun saya sadar usaha saya keciiiiil banget), kemudian bertambah nih sekarang dengan mengusahan bayi saya sebagai bayi ramah lingkungan (waks apa lagi bahasanya nih). Karena kehadirannya nggak dipungkiri akan menambah volume sampah bumi dari buangan yang dia hasilkan. Tapi karena dia masih kecil, maka tanggung jawab orangtuanya lah untuk meminimalkannya. Dan mudah-mudahan usaha kami ini bisa membekas nanti dalam diri dia, untuk menjadi manusia ramah lingkungan bukan manusia penambah beban bumi yang udah sangat merana ini.
Apa aja sih usaha kami? Belum banyak sih, dan masih dari hal-hal kecil seperti….
* Baby Bodhi itu nggak tahan udara panas, dan cuaca belakangan ini makin susah diprediksi. Sebentar panaaas tiba-tiba angin bertiup membawa awan lalu byuuuurrrr hujan tumpah tanpa ampun. AC sih ada di kamar tidur, tapi seminimal mungkin kami menggunakannya. Kami usahakan jendela kamar yang sangat tropis itu (jendela kami lebar dan tinggi, menghadap ke timur dan di lantai 2 sehingga sangat full matahari) ditutup korden sebagian untuk meminimalkan cahaya matahari yang masuk ke kamar terutama setelah di atas jam 8 pagi. Selain jendela dibuka lebar-lebar untuk mengundang udara segar masuk ke kamar. Pintu kamar juga dibuka lebar-lebar. Usaha ini lumayan mampu menahan saya untuk tidak menyalakan AC sampai jam 12.30. Namun semua itu memang sangat tergantung cuaca. Ada kalanya udara sangat panas dan pengap sehingga Bodhi nggak bisa tidur siang, terpaksa AC dinyalakan lebih pagi. Lalu temperatur AC nggak pernah dibawah 25 derajat celcius supaya save energy. Gitu sih dari yang saya baca-baca. Katanya setiap 1 derajat suhu yang kita naikkan akan menghemat 5% dari energi yang digunakan. Kalau satu orang bisa menghemat 5% kalo ada 100 orang aja yang mau melakukan hal yang sama, saya pikir lumayan banget penghematan yang sudah kita lakukan.
* Hemat Diapers
Pemakaian diapers adalah hanya disaat darurat seperti: hujan terus menerus sehingga popok atau celana menipis stocknya. Dan juga hanya saat nggak di rumah karena nggak mungkin kan basah-basahan di jalan atau di mall
Malam hari juga Bodhi nggak pake diapers, dan beruntung sekali mulai umur 3 bulan dia udah jarang ngompol malem, semua ditabung sampe besok paginya. Jadinya saat bangun tidur, biarpun sudah ditatur (saat ini masih di washtafel, bodhi belum punya potty euy) tetep aja dia pipis di celana berkali-kali. Kenapa saya niat banget nggak membiasakan bodhi pake diapers, karena bahan diapers itu baru hancur ribuan tahun di bumi sama halnya dengan plastik. Jadi sebisa mungkin saya kurangi pemakaiannya, sekalian hemat uang belanja bulanan juga sih hehehe.
* Hemat tissue basah
Sampe umur 2 bulan, sistem pembuangan pada pencernaan bayi masih belum sempurna sehingga sehari bisa pup 6 sampe 10 kali. Di awal-awal kaget juga, seminggu ngga sampe deh udah habis tissue basah sekotak. Wah tahu sendiri kan harga tissue basah minimal 10.000 sekotak refill. Dan juga tissue bahannya dari kayu pohon kaaan, nah berapa banyak pohon ditebang untuk bersihin pup nya Bodhi? hehehehe. Akhirnya ketemu satu cara, satu lembar tissue disobek 3 karena berdasarkan pengalaman dari selembar tissue ga semuanya kepake karena meskipun sering pup kuantitasnya dikit-dikit. Nah setelah pake tissue dilap deh pake lap basah. Nah setelah Bodhi makin gede, pupnya udah teratur sekali atau dua kali sehari, makin hemat deh tuh si tissue basah.
* Hemat air
Bekas air mandi Bodhi nggak langsung dibuang, tapi ditampung dulu. Buat apa? Air mandi pagi untuksikat kamar mandi, air mandi sore untuk cuci kaki mama papanya. Lumayaaan bisa hemat air bersih yang berarti bisa hemat listrik juga.
Usaha kami baru sebatas itu. Kalo ada saran-saran lain dengan senang hati akan kami coba terapkan. Kenapa kami berbuat ini? Karena kami sayang semuaaaaa


