Luh Ayu Writing

From mind to words

Bodhi Lulus ASIX May 17, 2008

Filed under: ASI, Baby, bodhi, foto — luhayu @ 10:50 am
Tags: , ,

Huraayyy hari ini 17 Mei 2008, Bodhi genap berusia 6 bulan. Itu berarti Bodhi udah lulus ASI Xclusive alias tidak mengkonsumsi apapun selama 6 bulan selain ASI. Meskipun nggak nilai sempurna karena di 3 minggu pertama kelahirannya Bodhi sempat mix dengan susu formula, hmmm kurang lebih 300 gr susu formula dicicipi oleh dia. Tapi berkat niat, tekad dan usaha, berhasil juga lepas darisusu formula. Sekalian nih mo ngucapin makasi kepada Dia yang memberikan ASI yang cukup, kepada papa Bodhi dengan dukungannya yang luar biasa, untuk Azzah mamah little aras yang mengenalkan milis ASI for Baby, untuk Fanny mommy Joelle yang jauh-jauh ngirim breast pump, untuk Winnie mama Ferdy untuk diskusi dan saran-sarannya untuk memperbanyak ASI, juga untuk Prof dr Hendra, DSA di RSIA Puri Bunda dengan buku kecil panduan menyusui serta kata sakti nya “ASI kamu pasti cukup!!” yang memang terbukti ampuh mengubah mindset saya yang nyaris percaya akan intimidasi bahwa ASI saya tidak akan cukup. Dan tentu saja terima kasih tak terhingga untuk Bodhi yang mau sabar belajar menyusui dan tentu saja karena doyan berat air susu mama. Makasi banyak ya Nak.

Nah untuk tanda wisudanya, hari ini Bodhi mencicipi HMMPASI pertamanya.

Huuuuu ga sabar nunggu menu pertama hadir di meja….

akhirnya…suapan pertama nih…

Doakan Bodhi bisa menyusu sampai 2 tahun yaaaa

 

Artis Kampanye ASI May 14, 2008

Filed under: ASI, Baby, foto — luhayu @ 2:42 am
Tags: , , , ,

Secara udah semakin banyak ibu-ibu yang enggan menyusui bayinya, Badan PBB yaitu WHO sampai perlu menetapkan regulasi dan di Indonesia pun akan diperdakan (semoga yang ini serius).

Di UK artis charlotte Curch juga kampanye ASI dan diberitakan juga di Kompas dalam berita foto Internasional. Ditulisnya seperti ini:

Penyanyi Wales, Inggris Raya, Charlote Curch (21) bertemu dengan para ibu muda dan bayi mereka pada acara yang didorong Majelis Wales di Cardiff, Wales, Senin (12/5). Tujuan pertemuan adala para ibu muda menyusui langsung anak-anak mereka alias mendorong penggunaan air susu ibu (ASI).

Charlotte Curch yang baju belang-belang yah.

Sementara di Indonesia selebnya juga ada yang getol kampanye ASI.

hayooo ada yang ngenalin yang mana artis? :P

Dimana-mana sama aja ya, kalo artis lebih diliat dan didengar. Tapi berbahagialah mereka yang bisa membantu sesuatu yang positive lebih didengar dan dilihat.

Jadi nggak penting artis lokal atau import, nggak penting dari UK atau dari Indonesia, yang penting adalah ASI itu made in heaven. Segala sesuatu yang made in heaven sudah pasti yang terbaik kan? Setuju?

Salam ASI!!!

Pictures are from Getty Images and AIMI official website.

 

Bervegetarian, sanggupkah saya? May 9, 2008

Filed under: Environment, Mind — luhayu @ 11:12 pm
Tags: , ,

Menarik sekali membaca fakta yang ditulis Dee di blognya. Bahwa dengan bervegetarian kita mampu membantu bumi untuk berhemat :

• 317.520 liter air
• 111 kilogram tanaman biji-bijian
• 693 m2 lahan
• 58 liter bensin
• 183 kg kotoran ternak

Saya jadi ingat dulu saya pernah berkomitmen untuk menjadi seorang vegetarian dan sempat saya jalani beberapa saat. Awalnya saya pernah bervegetarian hanya setiap senin dan kamis. Itu sanggup saya jalani beberapa tahun, mungkin 3 tahunan. Selanjutnya saya ingin maju, menjadi vegetarian full. Aduh susah sekali, secara semakin kuat bertekad kok ya semakin banyak godaan. Dari yang semakin banyak undangan pesta karena mulai banyak teman-teman yang menikah. Dari mulai berpenghasilan yang membuat tergoda untuk membeli makanan yang ‘lebih mahal’ dari kemampuan sebelumnya. Akhirnya gagal total. Tentu bukan salah si penggoda, tapi salah saya kenapa mau tergoda. Akhirnya saya kembali hanya bervegetarian senin dan kamis. Lalu ditambah setiap Purnama dan Tilem. Hush jangan berpikiran saya sedang cari ilmu ya :P Tapi…ya sebenarnya memang sedang menambah ilmu sih, ilmu menahan nafsu :D

Sempat juga sih saya menjadi vegetarian full, yaitu waktu bapak meninggal. Saya disarankan untuk vegetarian oleh Bhikku Nyana Prathama selama 49 hari, untuk melapangkan jalannya Bapak dan sebagai wujud bakti seorang anak. Saya sanggup menjalankannya walaupun 1 minggu saya lewati di Palembang untuk Imlek yang mana berarti berlimpah makanan uenak (pempek siapa yang ga tahu sih enakknya hehehe), kemudian 3 minggu di Sorowako Sulawesi untuk tugas kantor, yang lagi-lagi gudangnya makanan enak berdaging. Pernah makan Sop Konro? Sop Saudara? Ya disana rumahnya hehe. Tapi saya sanggup tuh. Tapi selepas dari 49 hari itu saya kembali menjadi part time vegan. Alasannya susah cari makanan yang betul-betul untuk vegetarian. Kalaupun ada yang berbahan gluten, hiiii saya tidak suka. Lagian makan itu sama saja saya tetap menipu pikiran saya kan? Katanya mo nggak makan daging tapi masih makan yang dimirip-miripkan dengan tekstur daging. Sama juga boong. Sekalian deh daripada boong, makan aja dagingnya, hueeee tetep salah ya saya :P

Tapi saya mau lagi ah mencoba. Karena ternyata nggak cuma buat saya manfaatnya, dan bukan hanya sekedar alasan menuruti ajaran agama. Tapi ada efek yang lebih besar yang ditimbulkannya. Dan efek itu sejalan dengan ajaran selalu berusaha untuk membuat semua mahluk hidup berbahagia.

Sanggupkan saya? Semoga….

 

Dunia yang sempit May 5, 2008

Filed under: ASI, Baby, friends — luhayu @ 9:41 pm
Tags: , ,

Dunia itu sebenarnya sempit tidak seluas yang kita bayangkan. Saya sering mengalami orang yang sebelumnya hanya saya kenal tanpa pernah bertatap muka namun sesungguhnya dia adalah orang yang sehari-hari memiliki keterhubungan dengan saya tanpa saya sadari. Atau sering saya bercerita pada teman saya, bahwa ada teman saya yang mengalami atau memiliki sesuatu, eh setelah ngobrol panjang lebar ternyata teman yang saya maksud itu ya temannya dia juga. Bahkan sering kalau dikait-kaitkan eh ternyata orang yang saya ajak ngobrol masih ada hubungan saudara jauh dengan saya. Seperti puzzle saja, saya akan menemukan setiap bagiannya dalam setiap peristiwa yang saya alami atau kegiatan yang saya lakukan.

Kalau kejadian yang baru saya alami kemarin bisa disebut salah satu bagian puzzle yang berhasil saya temukan berkaitan dengan kegiatan saya mengajar dan menyusui. Terasa sedikit ganjil keterkaitannya, ya tapi demikianlah yang saya alami.

Diawali dari beberapa bulan yang lalu ketika saya kembali mengajar setelah cuti melahirkan. Saya ke sekolah untuk mempersiapkan kelas sebelum semester baru dimulai seminggu kemudian. Di ruang komputer saya bertemu seorang pria yang sedang mengerjakan sesuatu di depan komputer. Saya berpikiran dia teknisi dari toko tempat sekolah membeli komputer. Saya hanya tersenyum dan pria itu juga. Saya tidak berniat menanyakan kepentingan dia disana karena saya sendiri sedang terburu-buru untuk cepat-cepat menyelesaikan pekerjaan saya, apalagi saya sudah melihat tag Visitor yang dia kenakan, berarti dia tamu resmi ga perlu dicurigai. Tapi dia cukup ramah untuk bertanya, ibu yang mengajar komputer di sini ya? Percakapan hanya sampai di sana dan kami sibuk dengan urusan masing-masing, dan dia pulang lebih dulu dari saya.

Empat hari yang lalu saya menerima email. Email tersebut dari seorang ibu yang minta bantuan dicarikan donor ASI, karena dia mendapat info dari temannya bahwa saya adalah koordinator dari milis AsiforBaby untuk pertemuan di Denpasar (yang sayangnya pertemuan belum berhasil dilakukan), jadi dia berharap saya bisa membantu menggalang donor ASI untuk bayinya dan 2 bayi kembar premature yang lahir di RS Puri Bunda. Ibu tersebut mengatakan, per hari seorang bayi memerlukan 600cc ASI karena dokter yang menangangi sama sekali tidak mengijinkan pemberian susu formula (memang RS yang juga tempat saya bersalin tersebut setahu saya sebagian besar dokternya adalah pendukung pemberian ASI), sementara produksi ASI para ibunya belum maksimal. Dan mereka juga sudah mendapatkan beberapa donor tapi belum juga mencukupi. Wah saat itu rasanya saya mendapat kehormatan demikian besar karena diberi kesempatan membantu. Langsung email saya forward ke milis, tapi berhubung weekend dan biasanya kebanyakan member melakukan akses internet dari kantor, email saya nggak ada tanggapan. Maksudnya ibu-ibu yang di denpasar tidak ada memberi response. Akhirnya saya berpikir, kenapa bukan saya saja yang jadi donor? Memang ASI saya tidak berlimpah alias saya bukan orang ‘kaya’. Tapi apa salahnya orang ‘miskin’ berdana? Akhirnya ngomong ke suami, dia 1000% mendukung. Dan ngomong juga ke Bodhi, kalo susunya mo dibagi-bagi dengan saudara-saudaranya yang lain. Bodhi sih menatap mata saya aja sambil senyum-senyum (disangkanya saya lagi mendongeng kali yah hihihi), tapi saya yakin dia ngerti kok. Setelah sepakat lalu saya berniat menghubungi ibu tersebut lewat telepon saja, eh tapi dia tidak melampirkan nomor teleponnya. Akhirnya saya menghubungi RS Puri Bunda dan mencari nama ibu tersebut dan menyatakan saya berniat mendonorkan ASI. Akhirnya dapet deh telpon rumah dan ponselnya.

Kemudian saya menghubungi ibu tersebut dan saya bilang, saya ingin donor tapi maaf banget cuma bisa 125cc per hari karena saya juga masih menyusui dan tidak pernah nyetok ASI beku di kulkas. Nggak disangka itu ibu bilang, wah 125 cc itu banyak mbak….. (hehehe senangnya akhirnya selain dokter anak saya ada juga orang lain yang bilang ASI saya banyak, biasanya orang lain kebanyakan bilang “emang ASI nya cukup?”). Akhirnya disepakatilah bahwa suami si ibu itu yang akan mengambil ASI perah ke rumah saya setiap siang. Dan minggu siang kemarin adalah untuk yang pertama kalinya.

Kemarin ASI nya sudah diambil, dan yang mengambil adalah pria yang bertemu dengan saya di ruang komputer sekolah dulu!! Dan ternyata dia bukan hanya teknisi komputer, tapi di kemudian hari dia juga yang menggantikan saya mengajar di preschool. Jadi sebenarnya saya sudah bertemu muka dengan bapak itu tanpa tahu namanya. Kemudian saya tahu sudah ada guru yang menggantikan saya mengajar, saya hanya tahu nama tanpa tahu wajahnya. Kemudian saya dihubungi ibu yang membutuhkan ASI donor dan yang tak lain dan tak bukan adalah istri dari bapak itu yang akhirnya saya tahu lengkap nama dan wajahnya hahahaha.

Terkadang keterkaitan kita dengan seseorang dihubungkan oleh sesuatu yang nggak kita sangka-sangka ya.

 

Bodhi & Papa (lagi) May 2, 2008

Filed under: Baby, bodhi, foto — luhayu @ 1:42 am
Tags: ,

Bodhi liat apaan tuuuh….

oooh ternyata lagi nyari yang special price…. :D