Luh Ayu Writing

From mind to words

Kintan Event Decoration June 10, 2009

Salah satu event yang di decor oleh Kintan Florist. Yang berminat menyelenggarakan meeting, pameran, pernikahan atau acara apapun di Bali yang memerlukan dekorasi dan bunga, Kintan Florist siap membantu.

Acaranya di Waka Gangga Resort, Tabanan Bali. Sebuah tempat di pinggir pantai Yeh Gangga, yang indaaaah banget.

DSCN8942

DSCF2230

DSCN8904

DSCF2242

 

Liputan Ultah November 20, 2008

Filed under: bodhi, foto, friends — luhayu @ 6:01 am
Tags:

Ulang Tahun pertama Bodhi dirayakan kecil-kecilan. Cuma mengundang teman-teman Bodhi yang sering main ke rumah. Juga mengundang para oom dan tante yang selalu care sama Bodhi sejak Bodhi lahir. Ada undangan khusus dari jauh juga loh, Yeye dan Ama dari Palembang dateng khusus buat merayakan ultah Bodhi. Tentunya dengan pasukan khusus juga, yaitu pempek dan kawan-kawannya hahaha.

Tapi dari semua yang diundang ga semua bisa hadir juga, ada yang tiba-tiba sakit (“semoga cepet sembuh yaa kakak…”), ada yang masih di luar kota, ada yang papa mamanya ada acara lain sehingga nyusul dateng besoknya. Tapi sebenarnya dateng besoknya juga ga telat kok, soale ultah Bodhi dirayakan maju sehari. Semestinya 17 Nov tapi dimajukan jadi tanggal 16, supaya pas hari minggu.

Rencananya mau pesta kebun, gelar meja dibawah pohon kelapa. Tapi cuacanya mendung dan sempet hujan bentar. Akhirnya dipindahkan jadi semi outdoor. Di teras dapur hehehe. Dihias balon-balon oleh team dekorasi hihi (thanks oom Jaya dan tante Trisna). Dengan menu pempek,tumpeng nasi kuning (yang ini hadiah ultah dari Ninik….muah-muah), kue tart mickey mouse, kue dan pudding buatan mama (harus ada doooong yang buatan mama :) ) lumayan rame juga acaranya.

Makasi ya buat semua yang meluangkan waktu untuk hadir. Terima kasih untuk doanya (yang langsung maupun lewat sms) supaya Bodhi selalu sehat dan tumbuh cerdas serta jadi anak yang baik. Terima kasih juga angpaw dan kado-kadonya hihihi. Bodhi dapet kolam renang guede dan mickey mouse guede juga. Heiran deeh kok pada tahu ya bodhi lagi pengen apa (Bodhi apa mamanya seeh xixixi)

Semoga semua juga selalu berbahagia ya……

 

Salon Mama October 23, 2008

Filed under: bodhi, foto — luhayu @ 2:52 pm

Nggak heran salon khusus baby dan balita itu mahal!!! Gunting rambut anak sendiri aja susah bener. Mesti nyari hari baik biar guntingannya rata heheheheh. Sambil nguber-nguber kesana kemari plus rayuan nyanyian merdu mama (nggak percaya? :P ) rapi deh rambutnya Bodhi. Ini hasilnya….

 

Pasar Kumbasari October 23, 2008

Filed under: bali, foto — luhayu @ 11:59 am
Pasar Kumbasari

Pasar Kumbasari

Kalau ke Bali direkomendasikan ke Pasar Seni Sukawati udah sering dan biasa dong ya. Kalau ke Pasar Kumbasari mungkin belum banyak yang tahu kalau pasar seni yang lokasinya di pusat kota Denpasar tempo dulu ini (tepatnya di jalan Gajah Mada) sebenarnya memiliki sesuatu yang nggak kalah bahkan kalau menurut saya lebih dari pasar Sukawati. Sesuatu itu: ‘Good Price, Good Quality Product, Good Service’. Hmmm tapi sayang belum bagus di masalah perparkiran. Ok deh yang nggak bagus dibahas belakangan, sekarang bahas yang bagus aja dulu…

Kalau saya memang paling suka ke pasar ini untuk keperluan belanja-belanja souvenir ataupun kebutuhan interior (cieeeh kaya’ yang designer interior aja) seperti peralatan dapur, kamar mandi, atau sekedar hiasan rumah. Kadang untuk dipakai sendiri, kadang untuk oleh-oleh kadang juga kalau ada pesanan wedding souvenir. Bentuk pasarnya seperti pasar seni pada umumnya, ada kios-kios baik besar ataupun kecil (karena ada satu toko yang menempati puluhan los sekaligus!! Bangunannya terdiri dari 4 lantai yang mana lantai dasar adalah pasar umum yang menjual kebutuhan sehari-hari dan perlengkapan upacara adat/agama (seperti pasar di Bali pada umumnya lah). Sementara 3 lantai sisanya diisi oleh penjual segala jenis barang kerajinan. Mulai dari baju, sarung pantai, sendal, tas-tas cantik, pernak-pernak accesories seperti kalung, gelang, cincin dari segala macam jenis bahan. Sampai oil burner, aromatherapy, ceramic, wooden, keranjang-keranjang unik (yang bagus banget untuk vase bunga) dan masih buanyaaak lagi. Barang yang dijual tidak hanya kerajinan dari Bali tapi Lombok, Jawa, Sulawesi juga ada. Kualitasnya? Bagus tentunya. Barang yang sudah ada disini biasanya yang sudah pilihan jadi bukan sekedar oleh-oleh yang sekali dua kali pakai langsung dibuang. Walaupun untuk baju sih ada kok yang kualitasnya seperti itu, jadi kesimpulannya nyari yang murah meriah ada yang high quality juga ada.

Masalah harga? Relative. Kalau menurut saya, sangat masuk akal dan pedagangnya nggak suka nipu. Apa karena saya orang Bali ya, jadi kalo kesana diajak berbahasa Indonesia saya balas dengan bahasa Bali. Tapi walaupun bukan orang Bali jangan takut untuk belanja, ditawar aja pedagangnya nggak bakal marah. Mereka ramah-ramah. Nggak seperti pedagang di Kuta jaman dulu sebelum bom Bali yang bisa ngomel-ngomel kalo ditawar harga barangnya. Lho emang beda ya setelah bom Bali? Iya beda banget! Mungkin karena sekarang mereka baru ngerasa pembeli adalah raja, secara turis kan sempat seret pasca bom itu. Yah biasalah banyak orang lupa kalo hidup nggak selalu diatas. Eh kok jadi ngelantur.

Masalah ramah-tamah itu bagian dari good servicenya. Selain itu mereka helpful. Misalnya seperti kemarin saya mencari patung Garuda ukuran kecil ke suatu toko, tapi mereka nggak punya barangnya. Mereka nggak segan menunjukkan kita toko yang menjual barang seperti yang kita inginkan. Atau kalau kita malas keliling, mereka bisa bantu dengan mengambilkan barangnya ke tempat yang dimaksud tentunya kita negosiasi harga dengan mereka. Biasanya juga nggak beda harga kok kan mereka juga udah itung-itungan kali ya pembagian keuntungannya. Pokoknya mereka saling membantu lah, kompak gitu sesama pedagangnya.

Oh ya mengenai harga, kalau takut dimahalin ada tipsnya nih :) Pertama kali datang aja dulu ke toko Hawaii. Letaknya paling bawah, pas baru naik tangga langsung ketemu tuh toko. Disana nyaris semua jenis barang ada, dari baju sampe hiasan rumah. Liat-liat dulu harganya, karena mereka nempel harga pas. Kalau udah ketemu yang diincer, coba deh kelilingin pasarnya lalu kalau udah ketemu tanya harganya kalo dirasa kemahalan tawar lagi dibawah harganya Hawaii. Tapi jangan terlalu rendah dari harga Hawaii lah nawarnya, kesian pedagangnya hehehe. Apalagi kalo kita bilang untuk dijual lagi dan ambil jumlah banyak, dijamin dikasi harga bagus deh.

Tahun lalu pasar ini kebakaran (awal Mei 2007). Uh sampe inget ya. Iya, soalnya pas denger kabar pasar Kumbasari kebakaran duh kok jadi ikutan lemes. Kebayang toko-toko yang sering saya kunjungi, beberapa pemilik toko yang saya inget mukanya dan baik-baik banget itu. Belum barang-barang bagus yang ikut kebakar. Duh hati saya bersama mereka deh waktu itu. Sediiiih banget. Apalagi setelahnya terjadi kesimpangsiuran apakah pasarnya akan dibangun lagi atau nggak, direlokasi atau nggak. Saya takut banget Pasar Kumbasari tinggal nama. Untuuuung ngga kejadian, karena tahun ini kalau nggak salah akhir Agustus 2008 pasarnya udah beroperasi kembali. Dengan renovasi yang bikin pasarnya makin rapi. Dan senanganya toko-toko yang biasa saya kunjungi juga tetap buka disana. Ada sih yang pindah tapi pindang ke gedung sendiri dan deket banget sama rumah saya, uhuiii… Tapi tetep lebih seneng ke pasar ah, suasananya beda, soul hunting nya dapet banget. Hihihi dasar udik aja kali ya.

Naah kemarin kebetulan bawa kamera untuk foto-foto in souvenir yang diminta calon customer, difoto juga deh pasar kesayanganku ini. Yang meskipun parkirnya susaaah setengah mati. Lebih baik naik motor daripada bawa mobil kalo kesana. Kalaupun terpaksa bermobil karena belanjaan sudah diperkirakan akan banyak, ajak supir aja, kalo ga ada supir ajak aja pacar, suami/istri, adik/kakak,teman yang bisa nyetir tentunya :D Minta diturunkan di depan pasar, lalu biarkan mereka berkreasi mencari parkir di jalan-jalan lain, misalnya di jalan Sumatra, jalan Sulawesi atau dimanapun yang nggak ada tanda P dicoret. Kalau sudah selesai belanja jangan khawatir bakal berat bawa dagangan karena di pasar banyak WTS alias Wanita Tukang Suun alias ibu-ibu dan mbak-mbak yang siap membantu membawakan belanjaan Anda. Fee nya? Pasarannya 2000 saja!! Tapi kalau nggak tega kasi deh 5000, dijamin kalo ke pasar di hari berikutnya banyak senyum terkembang dari para wanita itu untuk Anda hihihi. Pembeli dermawan dong ceritanya, sekali-kali bergaya orang kaya boleh dong, walaupun cuma ngelebihin 3000 perak!! Ngerusak harga pasaran? Ah nggak juga, wong kalo ada yang ngasi 2000 tetap mereka terima kok. Nggak maksa dikasi lebih.

 

Jalan-jalan ke Bebek Bengil September 29, 2008

Filed under: bali, bodhi, foto, review — luhayu @ 2:43 am
Tags:

Kok judulnya jalan-jalan bukannya makan-makan? Secara Bebek Bengil itu kan restoran yang saya yakin buanyaaak banget yang tahu dan memfavoritekan restoran ini. Kenapa jalan-jalan, karena pas hari minggu kemarin kesana memang lebih enjoy suasananya daripada makanannya. Makanannya biasa aja, mungkin memang lebih sesuai ke selera turis yah. Maaf ya buat penggemar fanatik Bebek Bengil, ini hanya masalah selera. Dan yang belum pernah icip-icip dan baru dengar namanya yang melegenda, jangan jadi ragu untuk datang…silakan datang silakan dijajal, selera orang kan beda-beda.

Tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih untuk seorang teman dari Ubud yang mensponsori acara makan-makan kemarin. Tapi kita enjoy banget dengan suasananya, dengan keramahan pelayanan Bebek Bengil, juga untuk jamuan pre lunch di rumahnya yang asri dan sejuuuk (kalau aku orang kaya pengen punya rumah di Ubud juga hueeee). Dan yang paling dinikmati kemarin itu mendengarkan gamelan rindik (kalo saya ga salah) di tepian sawah yang sedang mulai berbulir padinya. Hmmm surga dunia yang sesungguhnya nyam nyam nyam

Papa & anak yg sumringah

Papa & anak yg sumringah

 

Ya Jualan Ya Jalan-Jalan September 22, 2008

Filed under: bodhi, florist, foto — luhayu @ 2:50 pm
Tags:

Hari Jumat minggu lalu serasa sedang menjalankan titah Roro Jonggrang untuk menciptakan 1000 candi dalam semalam. Bedanya kalo aku diperintahkan untuk membuat 75 lei atau garland bunga untuk kalung dan 5 bouquet rose merah dalam semalam. Fiuuuuh cape, tegang tapi senang…pastinya!!

Ceritanya dapet order untuk menyediakan lei dan bouquet bunga untuk peserta konferensi tingkat Asia Pasific. Ordernya dapet dari EO yang memang udah repeat order ke Kintan Florist. Awalnya sih ga begitu yakin bakal jadi pesen ma Kintan Florist. Sebab udah di hubungi dari 3 minggu sebelumnya untuk kirim contoh foto lei yang bisa dikerjain, kemudian seminggu kemudian diminta lagi kirim foto contoh bouquet. Udah dua minggu lewat nggak ada kabar, ya diriku juga nggak berharap-harap banget, udah biasa kan orang minta penawaran trus penawaran kita dibandingin trus kalo kemudian dipilih ya bersyukur kalo ternyata nggak dipilih ya belum rejekinya berarti. Ternyata hari Minggu sore yang lalu dihubungi lagi, diminta kirim sample bouquet dan lei ke kantor EO nya. Mikir juga, kok tumben ribet banget yak pesanan bunganya hehehe pake kirim sample segala (waktu itu belum tahu kalo bakalan skala international event nya). Setelah hari Senin pagi dikirim, ditelponin lagi bisa ga bikinin yang lebih wah biar calon client mereka impress, katanya di charge juga gapapa. Maunya dikirim Senin sore itu juga, gedebak gedebuk lagi bikin karena sekalian ngurusin bikin stekwerk untuk dikirim ke Singaraja yang kudu beres hari itu juga. Sampe Rabu ngga ada kabar, mikirnya sih mungkin calon clientnya ga impress sama rangkaian yang aku buat. Eh ternyata sore-sore ada kabar yang jujur aja bagi aku kabar yang gembira banget hehehe.

Tapi karena belum pernah bikin lei sebanyak itu aku rada keteteran di perkiraan jumlah pemakaian bunga. Alhasil hari kamis udah ke pasar badung buat beli bunga kamboja bali dan gemitir, eh ternyata baru dapet 8 lei udah habis. Jadilah hari jumat siang ke pasar lagi beli yang buanyaaaaak. Sampe orang-orang di pasar heran, dan saking herannya ga segan-segan nanya buat apa beli bunga sebanyak itu. Ngeliat sampe jumat siang baru dapet 8 lei sementara harus sudah dikirim Sabtu jam 11 siang, rada panik juga. Soalnya aku ga mungkin full turun tangan untuk bikinnya, karena sekarang kan ada Bodhi, dia yang utama, ga boleh dong sampe dia terabaikan. Beruntung ibu ku yang cantik dan baik hati menawarkan diri untuk nginep di rumah, dengan catatan kudu dijemput :) Lumayaaan ada yang bantuin jagain Bodhi dan kalo pas aku yang jagain Bodhi ada yang gantian bikin lei nya. Ternyata nggak cuma salah perkiraan di jumlah bunga, aku juga salah perkiraan di sdm (jieeeeh). Padahal udah mengerahkan tenaga satu karwayan florist (emang cuma punya satu sih :P ) dan asisten rumah yang dibebastugaskan dari kerjaan rumah karena kudu full ngerjain lei ini. Ternyata sampe jam 8 malem persediaan bunga udah menipis lagi, jadi deh ngibrit lagi ke pasar beli bunga dengan dianter suami. Gile, tegang banget karena jam kayanya cepet banget sementara hasilnya masih jauh dari target. Akhirnya seperti udah diduga, begadang deh sampe jam 2.30 pagi besoknya.Ngerjain bertiga sama ibu dan asisten di rumah yang sampe nginep. Plus minta bantuan ibu dan kakak asistenku untuk dikerjain di rumahnya. Duh jam 2.30 itu aja baru dapet 50. Karena aku nya diselingi dengan nyusuin Bodhi, maemin Bodhi, bobo in dia dulu, baru deh bisa ngerangkai bouquetnya, setelah bouquet beres baru bisa bantuin ngerjain lei nya. Dipaksakan tidur karena takut besoknya malah ambruk ga bisa ngerjain apa-apa. Jam 5.30 udah bangun lagi karena harus siapin bouquet yang mesti dikirim jam 6 pagi, dan untuk ini lagi-lagi beruntung banget punya suami yang ngedukung kerjaan istrinya. Love you muah-muah untuk kesediannya nganter bouquet.

Bodhi cooperative hari itu, biasanya bangung jam 6.30 hari itu dia bangun jam 8.00. jadi sempet bantuin bikin lei lagi setelah beres siapin sarapannya. Jam rasanya cepet banget muternya… jam 10 sih udah dapet 75 lei, tapi pas mau dipacking sekalian di QC waaaaa ternyata ada yang bunganya sudah mulai coklat. Pontang panting ngefix lagi, dan sedihnya ada 5 lei yang nggak bisa diapa-apain lagi karena udah coklaaaat banget warnanya. Akhirnya diputuskan tetap berangkat karena udah telat banget. Tapi dengan membawa bunga cadangan kalau-kalau masih ada waktu akan dibuatkan lagi yang baru tapi tanpa bunga kamboja karena akan butuh waktu lama kalau pake kamboja juga. Mudah-mudahan bisa dinegosiasikan.

Sampai di Grand Hyatt ga boleh masuk lewat lobby kudu lewat loading dock. Muter lagi nyari pintu loading dock nya, sementara udah ditelponin karena udah lewat dari waktu yang diminta. Singkat cerita akhirnya ketemu dengan panitia yang ngurusin bunga, fiuuuh ternyata acaranya masih 2.5 jam lagi dan blio bersedia bunganya diganti.Jadi deh untuk kedua kalinya diriku merangkai bunga di loading dock, dulu pernah sekali di hotel di Benoa karena suatu hal merangkai di loading dock juga hahahaha. Oh ya ada lagi yang bikin seru, Bodhi pup wakakakak ada-ada aja ya. Jadi deh nyari nursery room, tapi karena posisi di loading dock gitu adanya cuma locker room. Gapapalah kasian kalo bodhi ga dibersihin, dia kan paling ga suka pantatnya kotor :P Jadi deh Bodhi bikin heboh locker cewek, ada yang sampe haaaaa haaaaa gemes gitu ngeliat si Bodhi. Dan seperti biasa Bodhi juga tebar pesona gitu kalo tahu ada banyak cewek cantik hehehe.

Akhirnya beresss juga hari itu, tapi masih deg-deg an… takut akan ada bunga yang layu lagi tapi semestinya nggak karena udah dipacking dengan daun pisang, trus khawatir juga ada yang putus nggak ya kalungnya. Mampus dah kalo sampe kejadian begitu. Jadi sepanjang hari itu berdoa semoga acaranya lancar…. (kalo beli bunga di Kintan Florist dapet plus doa loh hahaha). Tapi sampai di rumah belum bisa istirahat full karena mesti siapin bunga untuk 7 bouquet lagi yang mesti dianter Minggu sore ke acara yang sama. Minggu pagi pas nyuapin maemnya Bodhi ada pesanan bunga lagi yang mesti dianter siang itu juga. Waks hari Minggu pagi ga bisa manggil karyawan toko karena dia pasti ke gereja sampe jam 11 an. Akhirnya telpon asisten untuk dateng ke rumah. Nganternya pake motor aja, karena ga tega lagi minta tolong suami untuk nemenin nganter, dan kalo naik motor lebih gampang nyari-nyari alamat kan. Singkat cerita akhirnya beres juga ngerangkai bouquetnya. Beruntung banget ada ibu yang bisa bantuin jagain Bodhi dan nyuapin makan pas udah jam genting, dan ada adik juga yang dateng jadi lumayan bisa dipekerjakan untuk gunting-guntingin pita untuk bouquet hehehehe. Thanks all….

Ternyata untuk yang sore bunganya minta dianter ke pantai karena acaranya disana. Waaah lumayan nih bisa masuksampai pantai di Grand Hyatt pula. Bonus lah untuk perjuangan dari Jumat siang hehehe.Bodhi pasti dibawa dong, masa dibawa ke loading dock doang, ke pantai wajib dibawa dong. Apalagi (ssst….) sampai 10 bulan ini Bodhi belum pernah resmi menginjak pasir pantai loh. Biasalah mamanya paranoid, karena belakangan ini kan anginnya kenceng terus, takut dia masuk angin. Tapi akhirnya Bodhi main ke pantai juga…foto-foto tentu aja, tapi perhatiin deh foto-fotonya. Senyumnya mahaaal!!! Ternyata dia ngantuk kena hembusan angin pantai Nusa Dua yang sepoi-sepoi. Puas main di pantai dan ngider-ngider di dalam hotel (norak yah hehehe) pulang deh kita… Dan dalam hati, diriku masih berdoa terus semoga acaranya lancar…..

Dan hari ini udah ditelpon untuk segera kirim invoice karena udah mau libur lebaran biar ga ngutang katanya hehehehehe. Makasi ya udah dipercaya. Terima kasih juga untuk berkah ini. Terima kasih karena dikelilingi oleh orang-orang yang begitu mendukung dan menyayangi aku, hiks….terharu…

BTW, ini beberapa fotonya. Foto bunganya malah cuma satu, hiks. Secara pontang panting ngejer waktu (padahal waktu ga pernah lari) bouquet dan garlandnya ga sempet kefoto deeeh….

Muka ngantuk

Muka ngantuk

Dipaksa Pose

Dipaksa Pose

Orange Bouquet

Orange Bouquet

 

Foto Request September 3, 2008

Filed under: Baby, bodhi, foto — luhayu @ 2:18 am
Tags:

Foto-foto berikut untuk memuaskan dahaga *uhuk* fans Bodhi yaa…

Juga untuk menjawab, Bodhi udah bisa apa? Hehehe Bodhi sekarang udah 9mos2wks, udah bisa sprint crawling sampe susah nangkepnya, udah mantap bangun lalu berdiri sendiri dengan berpegangan, tapi kalo yang berdiri sendiri tanpa berpegangan per hari recordnya baru 2 kali. Kalo ngomong udah jelas mama papanya, tapi masih suka mogok kalo dipaksa unjuk kebolehan ngoceh di depan orang lain. Udah bisa juga manggil ‘bho bho’ nama anjing kami dengan jelas, malah suka ikut-ikutan marah kalo didengarnya kami marahin bobo. hmmmm yang ini kudu diwaspadai takut dia kebiasaan tereak-tereak. Trus apalagi yah, sementara baru itu deh curriculum vitae nya Bodhi selain bobok, mamam, pipis di celana kalo telat diajak ke kamar mandi (walaupun untuk urusan ngompol malam udah ga lagi sejak umur 5 bulan, senangnyaaaa). Baca belum bisa, apalagi nulis, kecuali ngetik kata-kata ajaib kalo pas ikutan kerja ama papanya atau browsing dengan mamanya.

Silahkan dinikmati foto-foto yang ga banyak ini, secara sekarang kalo mau moto harus ada pendamping demi keselamatan bersama hehehe….

baru bangun nih mata masih bengkak
berdiri di jendela kamar
ini nih yang suka bikin jantungan
cemong habis mamam

cemong habis mamam

ini nih yang suka bikin jantungan
berdiri di jendela kamar
baru bangun nih mata masih bengkak
 

Picnic Seru July 20, 2008

Filed under: foto, friends, memory — luhayu @ 12:51 pm

Hari Minggu ini kita picnic ke Bedugul. Untuk yang mungkin belum tahu, Bedugul itu salah satu daerah  berhawa sejuk di Bali, banyak kebun sayur dan bunga, dan ada dua buah danau yaitu Buyan dan Bratan yang canteeeek banget.

Kita jalan-jalannya tiga keluarga, rameee. Dan kita nggak cuma pindah makan siang ke Bedugul, tapi sempet juga mampir ke kebun sayur milik petani yang dulunya langganan kita-kita kalo mo beli sayuran segar. Kita-kita itu maksudnya, keluarga saya, keluarga Suria, dan keluarganya Sherly. Pas mampir kita diijinin metik sayuran dan strawberry di kebunnya sesuka kita, yang walaupun kita mau bayar ditolak sama si bapak dan ibu petani sayurnya. Wuiih anak-anak yang seneng, Bodhi juga seneng kok liat-liat orang sibuk panen di kebun-milik-orang itu hihihi.

Trus dari sana kita langsung ke kebun raya Bedugul, muter-muter bentar akhirnya parkir gelar tikar, buka tenda (anak-anak nya centil, pengen camping katanya), buka bekal, truss nyam nyam nyam…. makan di alam terbuka berhawa sejuk, ueeenaak banget. Eh ya Bodhi juga jadi semangat makannya, mungkin karena suasana baru trus bisa liat banyak anak-anak kecil yang maen di sekitar dia.

Udah kenyang, pada maen deh, maen bola, maen sepeda, nontonin orang maen di Bali Tree Top, itu mainan yang rada adventuring gitu, ada manjat-manjatnya, ada flying fox nya. Tapi sayang banget karena jam 3 udah mesti buruan pulang karena udah mulai gerimis. Hehehe tapi sepulang dari sana, naik dikiiiit lagi buat mampir ke Strawberry Stop, karena pengen makan pancake strawberry, nyam-nyam….

 

Cerita Liburan July 10, 2008

Filed under: foto, memory — luhayu @ 4:00 pm
Tags:

Baru balik liburan neee. Liburan seminggu (dari 28 Juni sampe 5 Juli) ke Palembang, plus mampir sehari di Jakarta. Sekalian berlibur sekalian berkumpul ama keluarga besar untuk ngerayain ultah papa mertua. Ini pengalaman pertama kita ngajak Bodhi perjalanan jauh naik pesawat. Deg deg an takut dia rewel, takut dia sakit, pokoknya ribet deh hehehe. Maklum pengalaman pertama. Dari sebulan sebelum udah nyatet-nyatet apa perlengkapan Bodhi yang mesti di bawa, bikinin daftar menu makan nya selama di perjalanan dan selama di Palembang.

Ternyata kekhawatiran kita nggak terbukti, Bodhi sama sekali nggak rewel di perjalanan. Nggak nangis selama take off dan landing, paling merengek-rengek aja pas udah mulai bosen, tapi kalau udah dikasi mainan baru, diem lagi. Malah dia sibuk ngeliatin orang-orang yang berseliweran, kalo disapa atau disenyumin, dia bales senyum, hohoho anak mama genit yah.

Selama seminggu di Palembang, kita bener-bener berlibur. Berlibur dari kerjaan rutin dan lebih santai ngurusin Bodhi, soale di Palembang banyak yang nemenin main dan gendongin Bodhi. Malah sering dia bobok tanpa ditemenin mama nya. Dan senengnya juga, Bodhi sama sekali nggak rewel atau takut walaupun nggak ditemenin papa mama nya. Pokoknya mama nya dikasi liburan deh sama dia hehehe.

Oh ya pas hari-hari awal, Bodhi rada males maem. Daku pikir karena tempat baru, eh ternyata ada satu gigi yang nongol di bagian bawah.Wiiih anak mama udah tumbuh gigi. Untung cuma ga enak makan dikit, nggak pake demam atau rewel yah.

Kalo ke Palembang nggak berwisata kuliner nggak lengkap dong ya. Tapi karena sekarang udah ada Bodhi jadi nggak terlalu wajib untuk mampir ke semua tempat makan yang biasa dikunjungi. Walaupun begitu menikmati makanannya di rumah nggak kalah sedap kok, soale ada adik ipar yang rajin bawain menu-menu idaman hehehe. Mi Ahok, es kacang Mamat, pempek, puasss dihajar. Eh disempetin juga sih pergi makan ke tempatnya, seperti nyobain Martabak Har (yang menurut saya: biasa-biasa aja, masih jauh lebih enak martabak Bunana), Dim Sum yang yummy banget pangsit nya, makan malam di luar pas hari ultah papa mertua, dan yang paling top markotop makan nasi lemak sehari sebelum balik ke bali. Pindang patin nya uenaak, baso ikan yang mirip pempek bulet yang disajikan dengan ditusuk batang bambu juga nendang, yang paling mantap sambal mangganya (duh sambil nulis aja ngeces nih sayah hehehe). Tapi nasi lemak(nasi minyak) nya malah nggak enak menurut saya, terlalu keras, berasa masih makan beras bukan nasi. Pokoknya setiap mudik ke Palembang, judulnya adalah nambahin ukuran lingkar pinggang huehehe.

Ini beberapa fotonya, sempet juga bikin foto keluarga (tradisi tiap kali semua mudik sih sebenarnya). Dan foto tahun ini udah ada tambahan anggota keluarga baru, Bodhi plus satu adik ipar yang sekrang sedang hamil 3 bulan (berarti foto tahun depan ada tambahan lagi deh….).

Bodhi and yeye

Bodhi and yeye

Bodhi and ama

Bodhi and ama

Casual version

Casual version

formal version

formal version

 

Bodhi udah bisa duduk June 14, 2008

Filed under: Baby, bodhi, foto — luhayu @ 11:38 pm
Tags:

Tanggal 17 Juni nanti Bodhi genap 7 bulan. Udah bisa duduk, meskipun kalo capek langsung bummm!!! hehe